Biaya QRIS Terbaru 2026 Potongan MDR, Tarif Merchant, dan Simulasi Lengkap
Biaya QRIS utamanya berupa potongan MDR (Merchant Discount Rate) per transaksi, berlaku hingga 2026. Artikel ini menguraikan tarif MDR terbaru sesuai kategori merchant (UMKM mikro hingga besar), kebijakan BI terbaru, serta menyajikan simulasi numerik dan studi kasus UMKM.
Apa itu MDR QRIS?
MDR QRIS adalah komisi layanan yang dikenakan kepada merchant setiap kali menerima pembayaran menggunakan QRIS. Besaran MDR ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) berdasarkan jenis usaha merchant. Biaya ini tidak dibebankan ke konsumen; potongan langsung diambil dari penjualan merchant. BI mengontrol tarif MDR untuk memastikan adil dan mendukung digitalisasi UMKM.
Kebijakan BI Terkini (2024–2026)
Bank Indonesia mengumumkan struktur MDR QRIS terbaru:
- Usaha Mikro (pendapatan ≤ Rp300 juta/tahun): Transaksi ≤Rp500.000 bebas (0%), >Rp500.000 kena potongan 0,3%.
- Usaha Kecil/Menengah/Besar: Kena potongan 0,7% untuk semua transaksi.
- Kategori Khusus: Sektor pendidikan 0,6%; SPBU 0,4%; layanan publik (BLU/PSO/G2P) 0%.
Kebijakan ini efektif mulai 2025. Sebelumnya (2019–2024), usaha mikro mengalami tarif 0% untuk semua transaksi; perubahan menjadi 0,3% bertujuan mendukung keberlanjutan sistem QRIS sambil tetap ringan bagi UMKM.
Tarikannya Siapa? Tabel Tarif MDR QRIS
BI menetapkan bahwa merchant menanggung biaya MDR. Berikut ringkasan tarifnya:
| Kategori Merchant | Tarif MDR 2026 | Pembayaran Biaya |
|---|---|---|
| Usaha Mikro (UMI) – transaksi ≤Rp500.000 | 0% | Merchant |
| Usaha Mikro (UMI) – transaksi >Rp500.000 | 0,3% | Merchant |
| Usaha Kecil/Menengah/Besar (UKE/UME/UBE) | 0,7% | Merchant |
| Sektor Pendidikan | 0,6% | Merchant |
| SPBU (Stasiun Bahan Bakar) | 0,4% | Merchant |
| BLU/PSO/G2P (termasuk pajak, bansos, etc) | 0% | Merchant |
Keterangan: Semua potongan MDR dibebankan ke merchant, tidak kepada pembeli.
Contoh Simulasi Perhitungan MDR
Misalnya, Warung Bakso Pak Aji melakukan 100 transaksi sehari, rata-rata Rp25.000 per transaksi (total Rp2.500.000). Sebagai usaha mikro besar (lebih dari Rp500rb), ia terkena MDR 0,3%.
- Total transaksi: Rp2.500.000
- Potongan MDR (0,3%): Rp7.500
- Hasil bersih ke merchant: Rp2.492.500
Contoh lain: Jika Warung Sate Bu Lani mikro melakukan transaksi Rp300.000, tarifnya 0% (karena Rp300rb ≤ Rp500rb), sehingga menerima bersih penuh Rp300.000. Simulasi-simulasi ini membantu pemilik UMKM memahami dampak biaya dalam omset mereka.
Studi Kasus UMKM
Contoh: Toko Kelontong Sari di Jogja menerima 50% pelanggannya membayar lewat QRIS. Bulan pertama setelah pendaftaran, pemilik toko menghitung bahwa total penjualan digital Rp5.000.000. Dari jumlah tersebut, potongan MDR 0,3% dipakai Rp15.000. Penerimaan bersih meningkat dibanding sebelumnya, karena beberapa pelanggan tambahan datang karena dipermudah bayar non-tunai.
FAQ Seputar Biaya QRIS
- Apakah QRIS gratis? QRIS gratis untuk merchant; biaya hanya potongan MDR per transaksi (sesuai tabel). Tidak ada biaya pendaftaran atau admin tambahan yang dibebankan merchant.
- Apa itu potongan MDR? Potongan MDR adalah fee layanan PSP (bank/e-wallet) yang dibebankan ke merchant saat transaksi berhasil. Misal, transaksi Rp1.000.000 dikenai potongan 0,3% = Rp3.000 untuk UMKM mikro.
- Siapa yang membayar potongan QRIS? Merchant yang membayar potongan MDR. Pembeli tidak dikenai biaya tambahan saat membayar via QRIS.
- Bagaimana jika usaha saya di SPBU atau sekolah? SPBU memiliki tarif khusus 0,4%, sedangkan biaya di institusi pendidikan 0,6%. Jika BLU/PSO/G2P, tarifnya 0%.
- Apakah tarif MDR QRIS akan berubah lagi? BI terus mengevaluasi kebijakan. Sampai info terakhir (2026), tarif sesuai tabel di atas. Perubahan selanjutnya akan diumumkan resmi oleh BI jika ada.



