QRIS Tap vs QRIS Biasa Perbedaan & Mana yang Lebih Praktis
QRIS Tap menggunakan teknologi NFC (Near Field Communication) sehingga pelanggan cukup tap smartphone ke terminal, sedangkan QRIS biasa memerlukan pemindaian kode QR dengan kamera. Artikel ini membahas perbedaan teknis, kelebihan-kekurangan, biaya, perangkat, dan saran penggunaan untuk tiap metode pembayaran tersebut.
Definisi dan Perbedaan Teknologi
QRIS biasa (statis/dinamis) mengandalkan pemindaian kode QR: merchant menampilkan QR di kertas atau layar, dan pelanggan membuka aplikasi dompet digital untuk memindai. Cara ini universal dan hanya membutuhkan kamera smartphone. QRIS Tap (juga disebut QRIS tanpa pindai) memanfaatkan NFC (Near Field Communication). Alih-alih memindai, pelanggan cukup menempelkan smartphone ke terminal pembayaran NFC-enabled. Transaksi dapat berlangsung lebih cepat tanpa repot fokuskan kamera.
Perbedaan utama: QRIS biasa → scan QR code, QRIS Tap → tap (tempel) NFC. Dengan Tap, tidak perlu jaringan internet di merchant; pembayaran berlangsung langsung saat perangkat berdekatan. Sebaliknya, QRIS biasa memerlukan internet untuk generasi kode dan notifikasi. Secara skema data, kedua metode tetap mengikuti sistem QRIS nasional; yang berubah hanyalah cara inputnya (visual vs nirkabel).
Kelebihan dan Kekurangan
QRIS Biasa (Kode QR):
- Kelebihan: Sangat fleksibel karena hampir semua smartphone mampu (kamera) dan gratis. Merchant tidak perlu perangkat khusus, cukup print QR; konsumen tinggal scan. Teknologi sudah luas, mendukung semua aplikasi pembayaran QRIS.
- Kekurangan: Proses sedikit lebih lambat (membuka aplikasi, arahkan kamera). Bisa bermasalah jika QR buram/kotor atau kamera kurang fokus. Membutuhkan koneksi internet untuk sinkronisasi transaksi.
QRIS Tap (NFC):
- Kelebihan: Lebih cepat dan praktis: cukup dekatkan handphone tanpa mengarahkan kamera. Cocok untuk transaksi sering/berkecepatan tinggi (transportasi, parkir, kantin). Tidak terhalang kondisi visual karena tanpa QR code. Dapat bekerja tanpa jaringan merchant (offline authentication).
- Kekurangan: Memerlukan perangkat keras NFC pada POS/terminal merchant dan smartphone konsumen. Tidak semua usaha memiliki terminal NFC (modul tambahan berbentuk soundbox atau mesin NFC). Selain itu, baru kompatibel dengan smartphone Android (iOS belum mendukung P2P NFC untuk QRIS).
Perbandingan Perangkat dan Pendaftaran
- Perangkat Merchant:
- QRIS Biasa: Tidak perlu perangkat khusus; cukup smartphone atau printer cetak QR.
- QRIS Tap: Memerlukan terminal pembayaran atau soundbox NFC. Misal solusi QRIS Soundbox dari beberapa provider. Perangkat ini terintegrasi ke kasir dan mendukung NFC.
- Perangkat Konsumen:
- QRIS Biasa: Smartphone dengan kamera dan internet.
- QRIS Tap: Smartphone dengan NFC (biasanya Android); beberapa iPhone terbaru belum mendukung fungsi NFC for QRIS.
- Pendaftaran/Registrasi: Proses pendaftaran ke QRIS TAP tidak berbeda di pihak merchant; merchant hanya harus memilih PJP yang mendukung Tap (saat ini beberapa bank/gojek/dana dll sudah mendukung). Konsumen cukup update aplikasi. Tidak ada biaya pendaftaran terpisah khusus Tap, karena MDR sama (sesuai ketentuan QRIS umum).
Rekomendasi Penggunaan
- Jenis Usaha Cepat Saji & Transportasi: QRIS Tap lebih praktis untuk transaksi berkecepatan tinggi (warung, kantin, transportasi umum, parkir) karena mempercepat proses bayar.
- Usaha Kecil Sederhana: QRIS biasa sudah cukup untuk toko kelontong, warung kecil, dan UMKM yang belum butuh kecepatan ekstra.
- Daerah Nusantara: QRIS Tap cocok di daerah dengan dukungan infrastruktur, seperti angkutan umum modern. Namun, di daerah 3T belum merata.
- Kombinasi: Merchant juga dapat menyediakan kedua opsi untuk fleksibilitas; konsumen bebas pilih scan atau tap.
Studi Kasus Singkat
Contoh: Kantin Sekolah XYZ memasang Terminal NFC untuk QRIS Tap pada 2026. Sebelumnya antrian panjang karena siswa harus scan satu per satu. Dengan Tap, petugas cukup mendekatkan setiap handphone ke mesin, mempercepat layanan. Meskipun investasi perangkat, efisiensi waktu membuat pelanggan puas. Namun, di kios lain yang hanya menjual di pinggir jalan, tetap mengandalkan QRIS biasa karena tanpa perangkat canggih.
FAQ
- Apakah biaya transaksi berbeda? Tidak ada perbedaan MDR untuk QRIS Tap dan QRIS scan. Biaya potongan MDR tetap mengikuti kategori merchant (umum 0,3–0,7%).
- Perangkat apa yang diperlukan merchant untuk Tap? Terminal pembayaran NFC (misal soundbox QRIS Tap) yang biasanya disediakan oleh penyedia QRIS. Banyak PJP (bank/e-wallet) kini menawarkan perangkat ini.
- Apakah konsumen perlu internet untuk Tap? Tidak, proses QRIS Tap bisa offline. Konsumen hanya perlu NFC aktif di HP; transaksi tanpa perlu jaringan internet merchant.
- Bagaimana cara menggunakan QRIS Tap sebagai konsumen? Buka aplikasi pembayaran (mobile banking/wallet), pilih opsi QRIS Tap, lalu dekatkan HP ke perangkat NFC merchant untuk membayar.
- Mana yang lebih aman? Keduanya memiliki keamanan setara karena QRIS TAP dan QRIS biasa sama-sama terenkripsi. QRIS Tap sedikit lebih aman dari pencurian data kamera, namun risiko phishing serupa. Keamanan bergantung pada aplikasi pembayaran, bukan pada metode fisik.



